You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Desa Jangkurang
Desa Jangkurang

Kec. Leles, Kab. Garut, Provinsi Jawa Barat

"KEGIATAN GOTONG ROYONG DESA JANGKURANG, KECAMATAN LELES"

Administrator 17 November 2025 Dibaca 86 Kali

JANGKURANG – Pemerintah Desa Jangkurang, Kecamatan Leles, kembali melaksanakan kegiatan gotong royong bersama warga pada hari Minggu, 17 November 2025. Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang bertujuan untuk meningkatkan kebersihan lingkungan, mempererat kebersamaan antarwarga, serta memperindah fasilitas umum desa.

Fokus Kegiatan

Kegiatan gotong royong kali ini berfokus pada:

  • Pembersihan saluran irigasi

  • Pemangkasan rumput di area fasilitas umum

  • Penataan taman desa

  • Pengangkutan sampah non-organik ke TPS

Perangkat Desa, RT/RW, Karang Taruna, dan tokoh masyarakat turut hadir dan berperan aktif dalam kegiatan ini.

Partisipasi Warga

Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Warga dari berbagai dusun ikut bahu-membahu sepanjang pagi hingga siang hari. Keikutsertaan generasi muda, khususnya anggota Karang Taruna, menjadi nilai tambah yang menunjukkan kekompakan dan kepedulian terhadap lingkungan desa.

Kepala Desa Jangkurang menyampaikan apresiasinya:

“Kegiatan gotong royong merupakan budaya luhur yang harus terus kita jaga. Terima kasih kepada seluruh warga yang sudah berpartisipasi.”

Hasil Kegiatan

Beberapa hasil yang dicapai dalam kegiatan ini, antara lain:

  • Saluran irigasi kini lebih bersih dan lancar

  • Area taman desa terlihat lebih rapi

  • Sampah non-organik terkumpul dan tersortir dengan baik

  • Lingkungan desa tampak lebih tertata dan nyaman

Harapan Ke Depan

Pemerintah Desa Jangkurang berharap kegiatan gotong royong ini menjadi pemicu semangat kebersamaan warga dalam menjaga lingkungan. Selain itu, desa juga berencana untuk:

  • Mengadakan kegiatan serupa minimal sekali setiap bulan

  • Melibatkan lebih banyak kelompok masyarakat

  • Mengembangkan taman desa menjadi ruang publik yang lebih representatif